Tampilkan postingan dengan label ini Ceritaku :). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ini Ceritaku :). Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 November 2016

H-42

Diposting oleh Riza Aftasony di 19.52 0 komentar

Kemarin mas cerita,  katanya hpnya ketinggalan di sekolah.  Terus cerita lagi,  katanya habis jenguk anak temannya yang dirawat di icu karena demam berdarah. Terus aku juga cerita sama mas kalau hari itu aku mendampingi anak-anak lomba di sengkaling seharian. Beberapa hari sempat khawatir karena mas ngga ada kabar.  Sedang sakitkah, sedihkah, atau ada sesuatu yang sulitkah.  Begitu hatiku bertanya-tanya. Tapi setelah di ceritani begitu sama mas hatiku jadi lega, legaa sekali. Bahagia, bahagiaa sekali. Setidaknya aku tahu kalau mas sehat dan beraktivitas seperti biasa. Bercerita tentang apa yang dilakukan hari itu meskipun kelihatannya sederhana tapi senang sekali bisa diceritani seperti itu sama mas. Lega sekali dikabari begitu sama mas. Bahagia itu sederhana mas, sesederhana dapat kabar atau cerita kecil darimu. Tidak bisakah setiap hari aku mendapatkan bingkisan cerita darimu?

Sabtu, 15 Oktober 2016

Diposting oleh Riza Aftasony di 10.15 0 komentar

Dilamar itu rezeki. Laki laki yang baik adalah laki-laki yang berani melamar. Dan perempuan yang baik adalah perempuan yang ikhlas menerima lamaran. Kata kata itu yang pernah ku baca di tumblr favoritku.

Rasanya masih belum percaya. Keluarga kami sudah merencanakan Pernikahan kami di akhir tahun 2016. Mungkin karena prosesnya yang terlalu cepat jadi rasanya seperti aneh dan tidak terdefinisi. Siapa sangka momentum mendebarkan itu akan aku lalui tahun ini. Subhanallah, Allah is the best of planners. Tetapi satu hal yang pasti, ada kebahagiaan didalamnya yang selalu aku syukuri hingga detik ini.

Perkenalanku dengan mas dimulai bulan september 2016. Sebenarnya aku tidak mengerti apa yang membawanya datang menujuku.  Padahal siapalah daku hanya remahan rempeyek mas, cantik tidak, kaya tidak, pintar tidak, soleha tidak juga. Tapi mas benar benar datang dengan tujuan. Nanti jika kami sudah sah menikah, aku ingin menanyakan padanya mengapa ia menujuku.

Taaruf kami yang sederhana, waktu itu mas datang bersama dua temannya yang salah satu dari temannya itu adalah tetanggaku. Beliaulah yang mengantar mas sampai pada rumah saudaraku yang akhirnya mempertemukan kami berdua. Kesan pertama saat bertemu dengan mas, aku tidak menemukan senyumnya. Yang aku lihat darinya adalah wajah yang dingin, tanpa senyum dan tenang. Aku bahkan heran sekali bagaimana bisa mas terlihat tenang sementara aku grogi sekali tidak karuan.

Setelah pertemuan pertama, kami bertukar nomor handphone. Kami mulai berkomunikasi lewat whatsapp. Kami hanya membahas hal hal penting. Mas itu orangnya to the point dan ngga basa basi. Jadi kalau mas ingin bertanya ia langsung ke pertanyaan inti. Jika sudah tidak ada hal yang perlu dibahas dan ditanyakan maka percakapan kami berhenti sampai disitu. Bahasa chattingnya juga dingin sekali, membuatku berprasangka pada mas dan aku menyesal sudah berprasangka.

Masih di bulan September 2016,  mas bertanya kepadaku, apakah ia boleh berkunjung ke rumahku. Hari itu hari senin malam selasa. Mas benar benar datang bersama keluarganya membawa tetelan dan bawaan lainnya. Mengutarakan maksud  tujuannya. Sekali lagi, selalu ada bahagia yang bisa disyukuri.

Hari pertama di bulan Oktober sabtu malam minggu, keluargaku yang berkunjung ke kediaman mas. Membalas kunjungan keluarga mas pada waktu itu. Ada perasaan bahagia, damai dan hangat saat salim dan berpelukan dengan ummi, ibu hebat yang melahirkan mas. Hari itulah ditetapkan tanggal pernikahan kami. Dan acara manis pada malam itu ditutup dengan sebuah cincin yang dipakaikan bibinya mas di jariku. Meskipun cincinnya kebesaran, tapi subhanallah terharu sekali rasanya.

Sejak hari itu, bagiku hari demi hari terasa sangat lama. Kami mulai membahas hal hal yang berhubungan dengan pernikahan lewat whatsapp. Tidak pernah telpon hanya chatt dengan whatsapp. Sekali lagi kami hanya membahas hal hal penting. Mas tidak pernah berkata cinta cintaan atau semacamnya seperti kebanyakan pasangan yang mau menikah. Memberi perhatian juga sekedarnya. Tapi mas adalah pria yang mengajakku menikah.

Semoga Allah mempermudah urusan pernikahan kita sampai hari H ya mas.
Aamiin.

Malang, 15 Oktober 2016

Senin, 11 Juli 2016

Alhamdulillah, idul fitri (:

Diposting oleh Riza Aftasony di 03.32 0 komentar

Bagaimanapun keadaan idul fitrimu jangan pernah sekalipun lupa untuk bersyukur. Meskipun idul fitrimu banyak sekali kekurangan, semoga terselip berkah yang luar biasa. Jadi, bagaimana idul fitrimu tahun ini?

Malam takbiran berkumandang, selalu menyisakan air mata. Hal itu menjadi rutin sejak saya kelas 6 SD. Karena pada waktu itu menjadi awal kehidupan saya, takbiran dan idul fitri tanpa mama saya yang meskipun sudah tiada tetapi selalu lekat di hati saya. Malam takbiran tahun ini, dengan suasana yang berbeda, saya dengan air mata saya, menangisi jalan kehidupan yang telah digariskan Allah, meratapi dosa-dosa yang saya lakukan, merindukan mama saya, menangisi diri saya yang masih sendiri, juga berusaha untuk  bersyukur. Air mata itu terhenti dengan tiba-tiba karena ada tamu yang tiba-tiba mengetok pintu pagar. Saya gelagapan mengusap air mata. Padahal saya masih ingin menangis lebih lama lagi menumpahkan segalanya~~

Hari raya idul fitri selalu saya yakini sebagai hari yang penuh berkah tidak peduli bagaimanapun kekurangannya. Tapi idul fitri kali ini adalah yang paling menggoreskan luka bagi saya. Semoga berkah dan keajaiban selalu menyertai keluarga saya. Sehat sehat selalu abah, saya selalu memohon kesehatan dan keselamatan kepada Allah untuk abah melebihi diri saya sendiri. Bahagia saya adalah kesehatan abah. Tolong, jangan pernah merasa sakit karena hal itu membuat hati saya terasa sakit.

Alhamdulillah, terimakasih ya allah, tahun ini begitu banyak perjuangan dan air mata. Jadi seperti ini yang namanya ujian kehidupan? Saya jadi ragu, apakah saya mampu melewati hari-hari berikutnya? Apakah seperti ini kehidupan orang dewasa?

Bahkan idul fitri tahun ini saya lupa untuk selfie :(

Alhamdulillah masih bisa merasakan idul fitri dengan makna yang berbeda. Alhamdulillah (:

Selasa, 23 Februari 2016

Yudisium

Diposting oleh Riza Aftasony di 07.54 0 komentar

Late post
Tiba-tiba kangen masa-masa jadi mahasiswa. Trus nemu foto ini. Foto pas yudisium tgl 5 agustus 2015.

Ngga pernah nyangka bisa lulus kuliah pas 4 tahun. Ngga pernah nyangka juga jadi lulusan sarjana psikologi. Alhamdulillah untuk setiap sesuatu yang ku dapatkan saat ini. Aku cinta Allah ♥

Rabu, 19 November 2014

Pendakian Pertamaku: Gunung Kawah Ijen Banyuwangi

Diposting oleh Riza Aftasony di 21.33 1 komentar


Hijab & my Passion

Pertama ucapan terimakasih kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan dan kemampuan baik dalam segi kondisi fisik dan finansial untuk mencicipi indahnya gunung Kawah Ijen dan merasakan pahit manisnya pendakian. Alhamdulillahirabbilalamin. Fabiayyiaalairabbikumatukadziban. :)
 
Terimakasih untuk rekan-rekan yang sama-sama berjuang saat pendakian. Saling memberikan motivasi, saling membantu, saling bertukar senyum, saling menggenggam, seirama. Pak sopir sekaligus guide selama pendakian, cc: Adi (pacarnya Fina :D), Fina, Deblong, Bundo, Bu rek, dan si bungsu Arum :D Terimakasih telah menjadi teman yang baik selama pendakian, mewujudkan sebagian dari mimpiku tentang mendaki gunung, yang kini bukan lagi hanya sekedar mimpi namun telah terlewati dengan sangat indah. Dalam sebuah daftar impian yang aku punya, mendaki gunung adalah salah satu impian yang ingin ku lakukan. Dan yeah, impian soal mendaki gunung itu terwujud di awal November.

Tepatnya hari Jumat tanggal 7 November 2014 sore sekitar pukul 15.30 kami berangkat dari Malang menuju Banyuwangi, tepatnya gunung Kawah Ijen. Kami berangkat sore supaya bisa lihat blue fire di kawah ijen dan bisa sampai di puncak sebelum matahari terbit. Perjalanan selama ke Banyuwangi diwarnai canda tawa kami bertujuh. Hingga akhirnya sampai juga di Kawah Ijen sekitar pukul 02.00 dini hari. Udara di Kawah Ijen dini hari sangat dingin. Setelah bersiap-siap, kami langsung melakukan pendakian. Mendaki memang tidak semudah mengucapkannya, apalagi bagi pendaki pemula seperti saya. Pendakian awal berjalan dengan lancar hingga tiba di titik ekstrim ketika jalan pendakian mulai menanjak dengan dahsyatnya. Satu persatu dari kami, kami akui mulai ragu untuk melanjutkan pendakian. Saya sendiri sempat pucat saat berada ditengah-tengah pendakian dan ingin muntah. Namun setelah beristirahat sebentar, kami berhasil melanjutkan pendakian. Kuncinya, kita melangkah bersama dan saling menguatkan hingga kita merasa benar-benar kuat dan harus bertahan. Sampai pada akhirnya kita bertujuh berdiri dipuncak saat subuh sebelum matahari terbit, melihat kilat-kilat blue fire, kawah ijen, sebuah pemandangan yang sungguh luar biasa.

Pendakian berjalan memakan waktu kurang lebih 4 jam. Dalam melakukan pendakian, memang banyak yang perlu dipersiapkan, saya kemarin kurang persiapan terutama dalam segi kondisi fisik. Makanya pas pendakian sempat down dan untungnya bisa melanjutkan pendakian. Di Kawah Ijen udaranya dingin sekali, terutama pas dini hari, jadi kalo mau mendaki dini hari pake jaket, syal, topi, kaos kaki, sepatu dan yang paling penting adalah masker. Soalnya di Kawah Ijen bakal bau belerang yang baunya amat sangat menyengat dan itu berbahaya buat kesehatan.

Oiyah, ini sedikit curhat sih, saya suka miris sama temen-temen yang dasarnya uda pake hijab, tapi pas mendaki gunung hijabnya dilepas. Gatau juga sih alasan pastinya mungkin salah satunya ribet kali ya. Eh tapi by the way kita bisa tetep mendaki lho walaupun dengan berhijab. Pokonya hijabnya simple aja sih biar gak ribet. Tapi ini kembali pada diri masing-masing juga. Menurut aku malah lebih keren pendaki berhijab, kesannya menunjukkan perempuan berhijab yang bisa mendaki itu tangguh dan semangatnya tak terbatas. Siapa bilang perempuan berhijab gak bisa mendaki? Bisa dong. Hijab bukan penghalang untuk melakukan hal apapun. Mendaki gunung sekalipun :D

Jalanan di Kawah Ijen berpasir jadi rawan terpeleset terutama saat perjalanan turun. Baik saat mendaki maupun saat turun, sama capeknya, sama menguras energinya tapi beneran deh keindahan kawah ijen mampu membayar semuanya dan gak bakal ngrasa sia-sia. Oiya, sedia koyo ya, karena setelah pendakian kemungkinan besar bagian pinggang sampai kaki akan terasa berbeda alias nyut-nyutan. Kalo ga sempet mandi, sediain tisu basah buat ngelap seluruh bagian tubuh biar langsung seger dan cantik. Jangan takut gara-gara mendaki gunung cantiknya ilang, karena saat mendaki gunung, itulah kecantikanmu yang sebenarnya. Tanpa make up dan natural.

Banyak yang gak nyangka saya yang bertubuh kurus dan terlihat tak punya tenaga ini berhasil sampai puncak. Tapi pada dasarnya saya memang punya passion pecinta alam, jadi saya nggak kapok kalo diajakin ndaki gunung lagi. Saya berharap punya kesempatan untuk menahlukkan Mahameru. Jadi plis buat yang mau mendaki ke Mahameru tolong ajak saya ya. Saya sedang terobsesi untuk menahlukkan Mahameru. :)

Cerita belum berakhir sampai disini karena setelah pendakian ke Kawah Ijen kami langsung mencicipi cerianya pantai Pulau Merah yang terletak di Banyuwangi juga. Ah bisa bayangkan betapa bahagianya seonggok daging yang punya nama ini. Berlarian diatas pasir pantai yang berhasil diabadikan dalam potret. Tertawa lepas yang sejak beberapa minggu terakhir tertahan di rahang. Tak lupa bersyukur dan memuji keindahanNya. Selepas dari Pulau Merah kami langsung mencicipi nuansa sore di Gumitir cafe & resto untuk mendulang senja. Disini saya menemukan fenomena baru bahwa di disekitar Gumitir memang terdapat  perkampungan “peminta” yang membuatku bersyukur dan tersadar berulangkali dengan apa yang sudah kumiliki. Setelah berpuas diri mendulang senja di Gumitir, kami melanjutkan perjalanan kembali sepanjang malam. Meskipun cape, yang saya rasakan adalah bahagia. Saya benar-benar menikmati perjalanan ini. Hingga hari minggu dini hari sekitar jam 3 pagi kami tiba di pemandian air panas Pacet, di Mojokerto. Bisa dibilang kami hampir mengelilingi pulau Jawa :D di tempat inilah saya mengalami kedinginan yang membuat saya menggigil parah. Dan perjalanan kami berakhir sampai disini. Setelah berendam air hangat kami kembali ke kota Malang dengan selamat dan bahagia.

Oiya, ada cerita yang tertinggal, by the way aku uda tau payton lho sama pelabuhan Ketapang. Gilaaa payton kalo malem bagus banget kayak di film-film india. Aduh paling seneng kalo uda liat lampu-lampu bertebaran gitu. Buat aku itu adalah pemandangan yang luar biasa romantis. Ngelewatin ketapang jadi tau kalo mau ke Bali harus mampir ke Ketapang dulu buat nyebrang. Duh kenapa sih Bali harus berseberangan? Kalo gak berseberangan kan bisa sekalian jalan-jalan ke Bali. Hehe.

Itu pendakian pertamaku. Kalo pendakian pertamamu?
By the way, lain kali kita mendaki bersama yuk! :D

Sabtu, 15 November 2014 20.06 malem mingguan di kamarku 

Ini pas uda sampe puncak, sampenya pas subuh, tepat sebelum matahari terbit.

Kawah Ijen dibelakangku :D

Dari kiri: Arum, Deblong, Aku :)


Itu aku lagi dipeluk Bundo sama Deblong

Foto pose gitu berasa jadi Pecinta alam sejati


Dari kiri: Bu rek, Aku, Adi, Fina, Deblong n Bundo, yang motret si Arum :D

Ini di Pantai Pulau Merah. Itu aku yang kesenengen lagi dipotret sama Bu rek :D

Selasa, 07 Januari 2014

Wisata Alam & Perkebunan Bakti Alam

Diposting oleh Riza Aftasony di 19.00 0 komentar
Letaknya di Desa Ngambel Nangkajajar Pasuruan. Tempatnya pelosok banget. Ga nyangka bisa nemu tempat seindah itu di pelosok. Tempat ini recomended banget deh buat liburan. Selain pemandangannya yang subhanalloh, hawanya sejuk, segar, nyaman. Cocok buat liburan sekeluarga atau bareng sama temen temen. Tiket masuknya perorang 35 ribu. Gratis satu gelas susu sapi asli, testee bermacam macam buah, dan keliling bhakti alam pake kereta kencana (pinjem punya cinderella kali ya --" ). Ada cottege nya juga loh, jadi bisa nginep berhari hari. Seneng banget bisa liburan disini.
Jadi ceritanya aku sama A'yun mewakili dari Laboratorium Fakultas Psikologi UIN MALIKI Malang dalam acara ajang Move on; student gathering fakultas psikologi. Acara ini untuk semua komunitas yang berada dibawah naungan fakultas psikologi UIN Malang. Ada acara sharing, presentasi, api unggun, game, outbound & jalan jalan keliling bhakti alam.
Beberapa hari di Bhakti Alam uda bikin aku seger kembali. Udaranya yang dingin nembus sampe relung hati. Cieee. Kesibukan aku yang bener bener menguras tenaga dan pikiran beberapa bulan terakhir ini seakan terlupakan oleh hijaunya pepohonan. Bener bener menghirup energi positif dan menghembuskan energi negatif. Kapan kapan aku mau mengulang lagi ke tempat itu. Entah kapan.

Jumat, 08 Februari 2013

Holiday di Kampung Inggris

Diposting oleh Riza Aftasony di 08.45 0 komentar
kali ini saya mengisi Liburan semester 3 di Kampung Inggris alias Pare-Kediri, itung-itung liburan tapi juga belajar bahasa inggris,
banyak orang bertanya-tanya termasuk saya dulu sebelum merasakan serunya belajar di kampung Inggris, seperti apakah " Kampung Inggris itu? " bahkan sekedar jawaban dari pengalaman teman2 yang pernah belajar dikampung inggris masih saja menyisakan ribuan pertanyaan tentang Kampung Inggris buat saya, barulah setelah saya merasakan sendiri bagaimana seru dan asiknya belajar di kampung inggris itu ribuan pertanyaan itu hilang entah kemana. (gapapa lah yah, agak lebay dikit)

namanya saja Kampung Inggris, jelas disana bermacam-macam program dan tempat bimbingan belajar bahasa inggris dapat dijumpai dengan mudah. kamu bisa memilih program apa saja yang kamu mau. misalnya kamu pengen fokus speaking, kamu bisa ambil kelas speaking, kamu pengen fokus grammer, silahkan ambil kelas grammer, dan biasanya setiap tempat bimbingan belajar mempunyai ciri khas atau keahlian masing-masing. yang udah populer disana tuh ada namanya tempat bimbingan " Daffodils " nah, tempat ini bagus banget buat kamu yang pengen speak englisnya cas cis cus, trus klo pengen fokus grammer kamu bisa ke " Kresna " atau " Mahesa". waktunya pun kamu bisa ngambil sesukamu, ada 2 minggu, satu bulan, 6 bulan, tergantung tempat bimbinganmu juga.

about me, I take speak up 1 in " Mr. Bob English Course " terus aku tinggalnya di rumah kos, aku ngambil cuma dua minggu ajah, waktu yang sangat singkat untuk belajar, but it's oke lah, yang penting uda ngerasain Kampung Inggris, hehe. disana juga banyak Camp, tempat tinggal yang bener-bener harus ngomong inggris tiap harinya, kalo tinggal dikos kan terserah mau ngomong apa.

dalam sehari kamu bisa ngambil beberapa program, tergantung kuatnya kamu dan pengen sesibuk apa kamu, nyesel tauk kalo cuma ambil 1 program yang durasinya cuma 1 setengah jam doang, pokoknya kalo kamu di pare kamu harus bisa atur waktu kamu sebaik mungkin tanpa ada sedetikpun yang terlewatkan sia-sia.

buat kamu yang suka kuliner, jangan khawatir disana banyak banget jajanan yang bikin kamu ngemil melulu, saya dulu langganan jenang grendul dan siomay waktu dipare. and yang paling penting, the most important pastinya dengan belajar disini kamu dapet temen baru. temen baru ku ada yang baru lulus SMA, ada yang sepantaran, ada yang semester atas, ada juga yang udah S.pd dan jadi guru. wah wah, memang ya kalo cari ilmu itu gapandang usia, yang penting ada kemauan.

yang paling berkesan itu pas waktu pertemuan akhir di penghujung 2 minggu.
tutor kita yang biasa kita panggil Miss El nyuruh kita buat nulis nama, email, nope, & kesan. jadi berasa kalo selama ini kita itu barengan dan kenal gitu lho. ya meskipun tidak mengenal jauh, tapi bisa dikira2 bagaimana teman-teman itu dan bagaimana lucunya ekspresi mereka.

inni ni kesan teman2 tentang saya, kata mereka saya...
1. Venny : you're calm girl Reeza, but you're sesuatu banget :) | makasih Vennii |
2. Husna : wanita yang kalem, cherryberry banget, rame, kagum sama kisah cintamu. doaku moga kamu cepet ketemu jodohmu.. | ceilee si Husna bisa aja,, yah amin deh :) |
3. Fina : za.. jangan lupain nasgor, cimol, terangbulan, sate, hikz hikz hikz, semoga taun depan kita kesini lagi dengan anak-anak lainnya, klo perlu se uin ya.. wkwkwkw | haha.. iya-iya fin.. lucu |
4. Miss EL : warna baju selalu cetar membahana, orangnya kalem terus kalo ketawa irit, hehehe
come on sist show more ur confident, coz it the key to get succes, cemungudh ea.. | makasih miss El.. yang penting bukan senyumnya yang irit miss :) |
5. Firoh : hem.. if I see you I just thing you are beautiful, calm and horeble but I don't know you more, with two weeks we are together. I hope you never forget us and I hope together will be forever | makasih firoh.. yah aku harap juga begitu |
6. Uum : hello.. terus tingkatkan percaya dirimu | ih.. kok cuma gitu aja sih bu guru innii.. |
7. Sayidah : lucu, nice to meet you, bersahabat, murah senyum, rajin menabung n unyu-unyu | nice to meet you sayyidah, kamu juga lucu kok |
8. Deby : salam kenal Reeza, ini nii orang paling pendiem dikelas, semoga nanti banyak ngomong aja za, hehehe, sukses buat kuliahnya ya | Deby, hellooo kamu salah orang deh kayaknya, bukannya yang paling pendiem di kelas itu si Fayruz yaah.. kamu aja pas sekelompok sama aku masih tanya siapa nama ku, kali aja kamu nulis kesan ini asal nulis.. huuhh |
9. Seni : I'm very happy can be your friend in this class and I'm feeling you cewek pendiam, so you must PD in this class and you must remember me alright. | maybe just your feel seni.|
10. Rizki : very nice to meet you because you always smile in this class, hope you get more than english experience in this class. | aku baca kesan ini nge-fly tauk. seneng banget ada kesan semanis ini, se so sweet ini. Rizki, nice to meet you.. kamu tuu lucu banget, selalu bikin kelas rame :) |
11. Faeruz : I thing you're more calm then your friend, you'll never walk alone | makasih faeruz.. kammu tu yaa unyu2 hahaha |
12. Yusuf : salam kenal, moga kuliahnya lancar | amiiin, makasih doanya :) |
13. Iin : please don't forget us, call me if you go to Bandung | oke oke in.. :) |

cekidot deh foto-fotonya :)















 

Stroberi Note's Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea